
viewing at pc is recommended

Nakajima Jiro
(中島次郎)
Look at this, it’s my bone,
& is that me staring
& wondering: Strange,
was my soul left behind
& has it come back
where its bone is,
daring to look?
— A Bone, Nakahara Chuuya

Nakajima Jiro
(中島次郎)
| Code | Description |
|---|---|
| Name | Nakajima Jiro (中島次郎) |
| Code Name | ZERO |
| Place of Birth | 長崎市,九州,日本 (Nagasaki, Kyushu, Japan) |
| Date of Birth | December, 9 1999 |
| Blood Type | B |
| Gender | Male |
| Sexuality | Heterosexual |
| Nationality | Japanese |
| Occupation | Observer, Photographer |
| Company | Kokushibyō (黒死病) |
| Type | Super-human |
| Ability | Enhanced Senses |
BASIC INFORMATION
PERSONALITY
| (+) | (-) |
|---|---|
| Bertanggung jawab dan Bekerja keras | Pemalas |
| Cepat, Imaginatif, Strategis | Judgemental |
| Percaya diri dalam mengambil keputusan | Terlalu analitis |
| Open-minded | Buruk menangani masalah yang memerlukan kemampuan emosional |
| Mudah beradaptasi | Egois |
| Humoris |
PHYSICAL APPEARANCE

| Face Claim | SF9's Kim Youngkyun (김영균) / Hwiyoung (휘영) |
| Voice Claim | Kim Youngkyun (김영균) / Hwiyoung (휘영) |

| Eyes | Dark brown |
| Hair | Dark brown (naturally) |
| Height | 180 cm (5’11”) |
| Weight | 61 kg (134 lbs) |
| Build | Tall, Fit |
ABILITY AND LIMITATIONS
Capabilities
The user has extremely accurate senses, allowing them to see, hear, smell, taste, and feel better than an average member of their species.
Applications
Sense Focusing: Focus senses to look for a particular sight/sound/smell/taste and blocking out all others.Accelerated Perception: Slow down the user's perception of time.
Variation
Hyper Awareness: All senses are attuned to nearby activity.
Limitations
Drugs or other means can numb the sensesOverloading may be a frequent occurrence.Magic may cause interference.May be dulled by pain if the user is injured.

Nakajima Jiro
(中島次郎)
BACKGROUND
1999 - 2006
Lahir di salah satu distrik sibuk di negeri sakura, Nakajima Jiro selama masa kecilnya tidak pernah merasakan apa yang seharusnya seseorang dapat merasakan : kasih sayang, dan perlakuan adil.
Semuanya bermula akibat kecelakaan maut yang merenggut nyawa ayahnya sehingga ibunya merasa frustrasi berat dan berperilaku kasar pada Jiro yang saat itu masih berusia tujuh tahun. Beberapa diantara perlakuan ibunya menimbulkan sejumlah luka lebam. Ditambah lagi, lingkungan pergaulannya yang dulu dia jadikan sebagai pelarian juga berbalik arah menusuknya.
Semua orang mulai menganggap penampilan Jiro buruk rupa dan menilainya rendah, Ia sering kali diolok-olok karena tubuh gemuk, tubuh pendek dan wajahnya yang jelek ditambah lagi dengan luka-luka dikujur tubuhnya. Cacian terus ia terima, memperburuk kondisi psikisnya yang perlahan hancur.
2009 - 2016
Jiro kerap tertawa dan menangis sendiri, dia bahkan tidak ingin berbicara dengan siapa pun. Jiro yang tidak tahan lagi akhirnya pergi dari fondasi bangunan yang dulu dia sebut-sebut sebagai ‘rumah’ kini sudah menjelma layaknya ‘neraka’ kecil di bumi.
Tidak berbekal apapun, Jiro sempat menjadi gelandangan yang hidup tanpa arah (Bagi Jiro, masa-masa ini lebih baik daripada harus bertahan dengan perlakuan ibunya.) seorang gadis menolongnya, meski Jiro tidak terlalu peduli akan hal itu, tanpa sadar ia sering memperhatikan sang gadis hingga akhirnya jatuh cinta.
Jiro perlahan pulih dari kondisinya, dia mulai kembali bersosialisasi seperti orang ‘normal’ kebanyakan. mendapat pekerjaan, memiliki tempat tinggal, bahkan sempat terlintas kembali cita-citanya untuk menjadi seorang dokter.
Sayang, kesenangannya hanya bersifat sementara bahkan tergolong singkat, hidup Jiro kembali pada titik terendahnya saat gadis yang dia cintai itu menjadi korban penusukan oleh sekelompok perampok. Jiro kembali kehilangan tujuan hidupnya untuk kesekian kalinya memutuskan untuk mati saja dengan menabrakan tubuhnya pada truk yang melintas tengah malam.
Ya, dia tertabrak, dan terbangun di dalam kamar kecil minim penerangan dengan seorang pria menyambutnya, "Bagaimana keadaanmu, Nakajima-san?"
Sadar dia masih hidup, Jiro merasa tertekan. Harusnya dia memang sudah mati, tapi pria dihadapannya —Yutaka Keichiro— malah membantunya melewati masa kritisnya.
"Apa kamu benar-benar ingin mati?" tawar Yutaka pada Jiro yang sudah pasti dia iyakan, namun Yutaka malah menyuruhnya untuk berpikir ulang.
"Apa kamu tidak sadar kamu berbeda sekarang?"
Seperti tersambar petir, Jiro terdiam menyadari perubahan yang terjadi padanya, inderanya menajam puluhan kali lipat, pengelihatannya yang semula rabun jika tanpa alat bantu kini dapat melihat jelas detail-detail kecil yang bahkan berada jauh darinya. Namun itu tetap tidak mengubah keinginan Jiro untuk mengakhiri hidupnya.
"6 bulan, lalu kau putuskan."
6 bulan lamanya, Jiro dilatih keras oleh Yutaka agar lolos seleksi untuk perekrutan anggota baru Kokushibyō sebuah gangster yang beroperasi diam-diam di Universe City. Pelatihan itu cukup membuat perubahan drastis pada fisik Jiro, tubuhnya yang semula gendut, kini terlihat lebih atletis, selama itu pula, Jiro merasa mempunyai tujuan baru. Tidak perlu baginya untuk menjadi orang baik, dia hanya mau memiliki guna bagi orang lain.
Hingga akhirnya Jiro memutuskan, "Aku akan terus hidup."
. . .
2016 - present
Di Universe City, lembaran hidup barunya dimulai.
Jiro kini bekerja paruh waktu disebuah agensi penyiaran sebagai fotografer dokumenter kehidupan dan penuh waktu sebagai observer di bawah naungan Kokushibyō
TRIVIA
| Jiro memiliki luka permanen di punggungnya |
| Benci seafood |
| Setelah kematian gadis yang disukainya dulu, Jiro belum lagi merasakan euphoria jatuh cinta. Bisa dibilang, trauma. |

Nakajima Jiro
(中島次郎)
RELATIONS

NAGAMASA RYUJI
seorang teman dekat sekaligus partner in crime Jiro.
Jiro mengenal Ryuji sebagai Ryuji maupun Ace. Bohong kalau Jiro tidak terintimidasi saat mereka mulai bekerja sama, karena dibalik wajah bak pangerannya, Ryuji benar-benar menakutkan. Tapi lama kelamaan, Jiro terbiasa dengan kepribadian gila Ryuji.

YUTAKA KEICHIRO
seseorang yang memungutnya dari jalanan dan merawat Jiro melewati masa kritisnya. Seorang guru dan panutan bagi Jiro.

RYUNOSUKE MORI
kepala kokushibyo. anggap saja, atasan

Nakajima Jiro
(中島次郎)






